Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 sudah diumumkan. Bagi mereka yang belum berhasil menembus seleksi berdasarkan nilai rapor itu tidak perlu berkecil hati karena masih ada kesempatan masuk PTN melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Namun, selain mempersiapkan diri secara akademis melalui belajar dan latihan soal, ada beberapa trik dan tips yang harus diketahui para pelajar ketika akan mendaftar SBMPTN. Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Akhmaloka yang langsung membagikan tips tersebut untuk Anda.
Langkah pertama, kata Akhmaloka, setiap peserta harus terlebih dahulu mengetahui minat dan bakatnya pada bidang studi tertentu. "Lulusan SMA yang mau ikut SBMPTN harus tahu keinginan masuk program studi (prodi) apa. Itu pertama," papar Akhmaloka ketika berbincang dengan Okezone, Kamis (29/5/2014).
Langkah kedua adalah menyesuaikan diri minat dan bakat jurusan idaman dengan kemampuan akademis mereka. Para peserta, kata Akhmaloka, harus realistis atas kemampuan mereka dengan passing grade jurusan pilihan.
"Kedua, tolong pertimbangkan kemampuan seperti apa. Jangan sampai kemampuan tidak terlalu bagus tapi ambil Kedokteran yang passing grade-nya cukup tinggi. Kasihan," ungkapnya.
Terakhir, ujar Akhmaloka, penentuan kampus. Pemilihan kampus harus disesuaikan dengan ketersediaan jurusan dan tingkat persaingan di perguruan tersebut.
"Setelah mengukur kemampuan dan tahu mau ambil jurusan apa, baru memilih universitas apa. Misalnya mau ambil prodi Teknik Kimia. Jurusan itu kan ada di ITB, Universitas Indonesia (UI), maupun Universitas Lambung Mangkurat. Kalau memang punya kemampuan bagus bisa pilih UI, tapi kalau merasa tidak terlalu bagus bisa cari universitas lain dengan tingkat kompetisi dan passing grade lebih rendah," imbuh Akhmaloka.
Pengisian Borang SBMPTN
Read More..
Showing posts with label Pendaftaran SBMPTN. Show all posts
Showing posts with label Pendaftaran SBMPTN. Show all posts
Daftar SBMPTN, Ini Tipsnya
Sebelum Daftar SBMPTN, Lihat Dulu Kuota Prodinya
Mulai 12 Mei kemarin, pendaftaran ujian tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014 resmi dibuka. Sebelum mendaftar, ada baiknya bila peserta ujian SBMPTN mengecek kuota atau perbandingan kursi program studi (prodi) terlebih dahulu di masing-masing PTN tahun lalu.
Tujuannya agar bisa mempersiapkan persaingan yang ketat dengan jumlah peminat yang banyak. "Yang paling penting sekarang bagi para pendaftar adalah melihat perbandingan kursi yang disediakan dengan yang diterima tahun lalu. Bagaimana keketatan prodinya. Itu bisa dilihat di keterangan universitas di laman SBMPTN," ujar Ketua Tim Sosialisasi SBMPTN Universitas Hasanuddin (Unhas) Yusafir Hala seperti dilansir dari laman Unhas, Selasa (13/5/2014).
Pendaftaran SBMPTN dimulai hari ini via online melalui laman resmi SBMPTN. Dalam sosialiasi yang dilakukan kepada perwakilan Sekolah seluruh kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan Yusafir menjelaskan tata cara mengikuti SBMPTN 2014.
"Pendaftaran SBMPTN dilaksanakan mulai 12 mei 2014 pukul 08.00 WIB hingga 6 juni 2014 pukul 22.00 WIB melalui laman http://pendaftaran.sbmptn.or.id. Jadwal seleksi ujian Tulis akan dilaksanakan pada 17 juni 2014," jelasnya.
Adapun jenis tes yang akan diberikan adalah tes kemampuan dasar saintek, tes kemampuan dan tes potensi akademik (TPA), serta tes kemampuan dasar Soshum. Bagi siswa yang tidak lulus melalui jalur SNMPTN, diperbolehkan untuk mendaftarkan diri melalui jalur SBMPTN.
Selain itu, khusus calon penerima bidikmisi yang tercatat sebagai peserta SNMPTN 2014, pendaftaran SBMPTN 2014 baru dapat dilakukan setelah pengumuman kelulusan SNMPTN pada 27 Mei 2014 pukul 08.00 WIB.
SBMPTN sendiri merupakan seleksi masuk universitas yang dilaksanakan melalui jalur tes. Untuk informasi lebih lengkap mengenai SBMPTN dapat mengunjungi laman resmi SBMPTN di http://sbmptn.or.id.
Read More..
Pendaftaran SBMPTN 2014 Dimulai Hari Ini 12 Mei
Pendaftaran SBMPTN 2014 - Pendaftaran seleksi mahasiswa baru melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan dimulai hari ini, Senin 12 Mei hingga 6 Juni 2014 mendatang melalui internet di laman www.sbmptn.or.id.
Tahun ini, panitia memperkirakan adanya lonjangan peserta yang mendafatar untuk ikut seleksi tulis 17 Juni mendatang. Kenaikan diperkirakan oleh Ketua Panitia SBMPTN 2014 Ganjar Kurnia, mencapai 33 persen dari tahun 2013 kemarin.
"Tahun 2013 ada sekitar 653 ribu peserta. Tahun ini kita perkirakan lebih banyak lagi. Kira-kira 800 ribuan lah," tutur Ganjar, Minggu (11/5).
Kenaikan tersebut, katanya, dipicu oleh banyaknya siswa yang tidak lolos dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014. Dalam seleksi yang mengandalkan nilai raport tersebut, hanya 100 ribu orang yang diterima dari sekitar 700 ribu yang mendaftar. Migrasi tersebutlah yang diperkirakan mengisi sebagian besar kursi seleksi SBMPTN 2014. Selain itu, turunya biaya pendaftaran juga diyakininya menjadi magnet para siswa untuk ikut dalam seleksi ini.
"Biaya pendaftaran kan tahun ini lebih murah. Cuma Rp 100 ribu untuk semuanya. Jadi kita yakin akan ada kenaikan," ungkapnya.
Tahun 2014 ini Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akan menerima sebanyak 1.320 orang mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN 2014.
“Jumlah ini merupakan 30 persen dari total jumlah penerimaan mahasiswa baru di Unsyiah. Sebanyak 20 persen mahasiswa baru Unsyiah akan diterima melalui jalur mandiri atau Ujian Masuk Bersama (UMB), sementara 50 persen dari jumlah mahasiswa baru Unsyiah diterima melalui jalur SNMPTN,” ujar Kepala Humas Unsyiah Dr. Ilham Maulana, Minggu (11/5).
Sebelumnya, 23.107 orang calon mahasiswa terdaftar sebagai peserta SNMPTN di Unsyiah. Jumlah pendaftar beasiswa Bidikmisi di Unsyiah yang mendaftar melalui jalur SNMPTN sebanyak 6.360 orang.
“Unsyiah telah mengusulkan untuk memperoleh kuota penerima beasiswa Bidikmisi sebanyak 1.500 orang tahun ini,” terangnya.
Sementara terkait dengan SBMPTN, pendaftaran dapat dilakukan langsung melalui internet di laman www.sbmptn.or.id. Para calon peserta tidak akan kesulitan melakukan pendaftaran, pasalnya, sejak di-launching pada taggal 21 Maret lalu, panitia pusat SBMPTN telah mempersiapkan video tutorial tentang tata cara pendaftaran SBMPTN.
Video yang diperuntukkan untuk meminimalisasikan kesalahan dan kesukaran dalam proses pendaftaran tersebut dapat diunduh di laman SBMPTN sejak 6 Mei 2014.
Khusus untuk calon penerima beasiswa Bidikmisi, yang juga tercatat sebagai peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2014, pendaftaran SBMPTN baru dapat dilakukan setelah pengumuman SNMPTN. Kelulusan pada jalur SNMPTN 2014 akan diumumkan pada tanggal 27 Mei 2014.
Calon penerima Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, akan memperoleh kode akses pendaftaran (KAP) dan Personal Identification Number (PIN) khusus untuk mendaftar SBMPTN, tanpa harus membayar biaya ujian.
Sedangkan bagi calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan tidak diterima melalui jalur SNMPTN, dapat mendaftar di SBMPTN menggunakan KAP dan PIN yang diperoleh dari Bidikmisi tanpa harus membayar biaya ujian SBMPTN.
Read More..
Komunitas Penyandang Disabilitas Laporkan Mendiknas, Kenapa?
Pengumuman SNMPTN 2014 - Somasi yang diberikan oleh komunitas penyandang cacat beserta LBH Jakarta mengenai penghapusan syarat SNMPTN yang diskriminatif kepada kementrian pendidikan nasional per tanggal 11 Maret, belum juga digubris. Melihat tidak adanya niatan baik dari Mendiknas mengenai somasi tersebut, LBH Jakarta dan komunitas penyandang disabilitas, akhirnya melaporkan Mendiknas ke Ombudsman.
"Kami meminta Ombudsman untuk memanggil Mendiknas," ujar pengacara publik LBH Jakarta,Tigor Hutapea , dikantor Ombudsman, Selasa (15/4).
Kalau pun memang hanya memanggil panitia SNMPTN, Tigor menambahkan, ia ingin para majelis rektor juga dipanggil. Karena jika hanya panitia, mereka itu menjalankan kebijakan. Menurut Perwakilan dari LBH Jakarta ini sebagai penyelenggara pepnyelenggara publik, Mendiknas seharusnya memberikan respon secara resmi terkait somasi atau aduan masyarakat.
Dalam pertemuan ini, komunitas disabilitas dan LBH Jakarta memberikan permintaan kepada Ombudsman agar disampaikan kepada pihak Mendiknas. Pihaknya juga meminta agar Mendiknas secepatnya mengeluarkan keputusan terkait syarat-syarat SNMPTN yang diskriminatif untuk segera dihapuskan, serta kembali membuka pendaftaran SNMPTN bagi penyandang disabilitas.
Menanggapi pengaduan ini, anggota bidang penyelesaian Ombudsman, Budi Santoso mengungkapkan, akan secepatnya menindaklanjuti dengan memanggil para petinggi dari panitia SNMPTN serta para rektor perguruan tinggi negeri (PTN).
"Kita akan mengundang pihak yang terkait dengan persoalan ini,khusunya para rektor," tutur Budi Santoso. Belum ada niatan untuk memanggil langsung Mendiknas, dikarenakan para pejabat yang berada dijajaran dirjenlah yang menentukan persyaratan ini.
Budi menuturkan, pihaknya siap mendatangkan perwakilan para rektor pada tanggal 29 april mendatang. Ombudsman akan mencari tahu terlebih dahulu, alasan para rektor mengadakan persyaratan ini. Pasalnya dari berbagai perguruan tinggi, persyaratan masih banyak perbedaan.
Ada 'Joki' di SBMPTN Universitas Jember
Jember - Para joki ini 'bebas' beraksi selama Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Jember, Jawa Timur, tahun ini. Panitia lokal seleksi tak akan menganggu mereka yang tengah mengisi lembar jawaban dari peserta seleksi. "Ini joki resmi atau legal," kata Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember, Rokhani, sambil tersenyum, Selasa, 18 Juni 2013.
Joki yang dimaksud Rokhani adalah panitia lokal SBMPTN yang memang ditugasi membantu mengisi lembar jawaban ujian bagi peserta ujian yang tangannya patah akibat kecelakaan. Ada dua peserta SBMPTN yang harus dibantu para 'joki' itu. Mereka adalah Imas Putri dan Inez Kurnia Sandy. Keduanya harus dibantu mengisi lembar jawaban. Imas keseleo dan Inez patah lengan kanan.
Imas kecelakaan saat berangkat ujian dari rumahnya di Kecamatan Wuluhan, sekitar 45 kilometer arah selatan kota Jember.
"Dibonceng adik, menabrak orang menyeberang jalan di kecamatan Balung tadi pagi," kata dia.
Happy Harmono, pengawas ujian mengatakan, Imas terpaksa dibantu karena tangan kanannya masih tidak bisa digunakan untuk menulis. Panitia menempatkan dia di ruang khusus di SMA Muhammadiyah 3 Jember.
Untuk mengisi data diri dalam lembar jawaban dia mendikte petugas jaga. Sedangkan untuk mengisi jawaban soal, dia cukup memberi tanda titik pada lingkaran yang menjadi pilihan. "Baru 'joki' yang mengarsir,"kata Happy.
Sedangkan Inez mengalami kecelakaan sepekan lalu. Calon mahasiswa asal Bondowoso itu mengalami patah tulang selangka dan lengan kanannya. Akhirnya, dia dibantu oleh para 'joki' di salah satu ruang di kampus FKIP Universitas Jember.
"Ya, dia hanya melihat saya mengarsir lembar jawaban yang dipilihnya,"ujar Ilham Purnomo, salah satu panitia yang membantu Inas.
Mulai hari ini sampai besok sebanyak 8.866 orang peserta SBMPTN masuk Universitas Jember. Di Panitia lokal Jember, sebanyak 8.866 peserta itu terbagi di tiga kelompok ujian, yakni Sains Teknologi sebanyak 3.606 orang, Sosial HUmaniora sebanyak 3.378 orang dan Campuran sebanyak 1.882 orang.
Menurut Rokhani, peserta SBMPTN tahun ini menurun dibandingkan pada 2012. Tahun lalu peserta SBMPTN di panitia lokal Jember mencapai 9.470 orang.
"Sekarang 8.866 turun 604 orang. Ini tidak aneh, karena kuota terbanyak yakni 50 persen sudah diambil SNMPTN. SBMPTN tahun ini kuotanya 30 persen," ujar dia.
Khusus di Universitas Jember kuota kursi untuk peserta SBMPTN hanya 1.487 kursi. Karena tempat yang tersedia tidak cukup, kata dia, panitia ujian menggunakan beberapa gedung, seperti SMPN 3 Jember, SMAN 2 Jember, SMA Muhammadiyah 3 Jember, STIE Mandala serta di Politeknik Negeri Jember. "Unej sendiri hanya mampu menampung sebanyak 6.200 kursi peserta ujian,"katanya.
Read More..
Cara Pendaftaran SBMPTN
Biaya Seleksi Ujian Tertulis dan Keterampilan
- Biaya seleksi peserta SBMPTN ujian tertulis untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum sebesar Rp. 175.000,00, sedangkan untuk kelompok ujian Campuran sebesar Rp 200.000,00.
- Biaya seleksi untuk ujian keterampilan sebesar Rp 150.000,00 per jenis ujian keterampilan.
- Biaya seleksi dibayarkan ke Bank Mandiri. Jika dalam suatu daerah tidak ada kantor pelayanan Bank Mandiri, maka biaya seleksi dapat dibayarkan melalui Kantor Pos setempat atau ATM Bersama.
- Biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.
Subscribe to:
Posts (Atom)
